7-05-2017.111007 | Dilihat : 51 x
Peneliti Litbang HHBK perkenalkan teknik produksi gaharu dan budidaya lebah trigona pada masyarakat di Jawa Timur




Gaharu dan lebah madu merupakan komoditas HHBK yang cukup diminati oleh masyarakat, mengingat berbagai manfaat yang dihasilkannya baik sebagai bahan kosmetik, obat-obatan, pangan maupun wewangian seperti minyak gaharu. Sehingga bayak masyarakat yang tertarik untuk mengembangkannya.

Dibalik berbagai potensi yang dimiliki oleh kedua komoditas tersebut tentu masih  terdapat permasalahan yang dihadapi dalam pengembangannya. Untuk meminimalisir berbagai permasalah yang ada  Balai Penelitian Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu bekerjasama dengan UPT Perbenihan Tanaman Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melakukan  Alih Teknologi teknik produksi gaharu dan budidaya lebah trigona pada masyarakat di Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari yaitu tanggal 4 Mei 2017 bertempat di Pendopo Kantor Desa Sriti Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo.

Ir. Harry Budi Santoso, MP selaku kepala Balai menjelaskan bahwa Kegiatan ini didasari atas permintaan dari stakeholder yaitu UPT Perbenihan Tanaman Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, dimana masyarakat yang menjadi daerah pelayanannya memiliki tanaman gaharu yang belum menghasilkan gubal gaharu.  Tanaman Gaharu tersebar di wilayah Ponorogo, Lumajang, Tulung Agung  dan wilayah lainnya di Jawa Timur.

Potensi sumberdaya alam tersebut akan memiliki nilai tambah yang tinggi bagi masyarakat dan pemerintah daerah jika diberikan sentuhan teknologi dalam pengelolaan dan pemanfaatannya. Tandasnya.
Alih teknologi ini sangat diminati oleh peserta terihat dari keseriusan peserta dalam mengikuti kegiatan dan berbagai pertanyaan berbobot yang diajukan serta kehadiran peserta yang melebihi target yaitu 50 orang, sedangkan peserta yang hadir sampai 60 orang.

Dalam Sambutannya Bupati Ponorogo Yang Disampaikan Oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo Bapak ....... Menegaskan Bahwa Pengembangan Gaharu Cukup Penting Terlebih Di Jawa Timur Sudah Terdapat Perusahaan Yang Menampung Produk Gaharu. Begitu Juga Perlebahan Dinilai Penting Mengingat Jawa Timur Memiliki Potensi Pasar Produk Perlebahan, Khususnya Madu, Masih Terbuka Luas, Baik Untuk Memenuhi Kebutuhan Dalam Negeri Maupun Permintaan Luar Negeri.

Keberhasilan Peningkatan Produk-Tivitas Gaharu Dan Lebah Madu Tidak Terlepas Dari Peran Dan Kerjasama Institusi Kehutanan Denganpara Stakeholder Terkait. Oleh Karenanya, Mari Kita Bersama-Sama Mendukung Keberhasilan Budidaya Gaharu Dan Lebah Madu Melalui Pengembangan Dan Pemanfaatan Teknologi Sehingga Dapat Memenuhi Kebutuhan Pasar Domestik Dan Internasional. (wd)

 Buku

 Galery Foto & Video

 Link Terkait




BALAI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
HASIL HUTAN BUKAN KAYU
Jl. Dharma Bhakti, No. 7, PO-Box 1054, Ds. Langko, Kec. Lingsar,
Kab. Lombok Barat – NTB 83371, Telp. (0370) 6175552, Fax. (0370) 6175482