Responsive image Responsive image

Responsive image Responsive image
Responsive image


Hasil Penelitian

Pilot IPTEK Inokulasi Gaharu (2017)


 Gaharu merupakan suatu produk hasil hutan bukan kayu yang dihasilkan oleh tumbuhan anggota Thymelaeaceae yang mengalami perlukaan dan atau terinfeksi oleh cendawan. Permintaan gaharu di pasar global meningkat dari waktu ke waktu. Namun spesies penghasil gaharu di alam semakin langka. Gaharu budidaya dapat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan gaharu yang legal untuk memenuhi permintaan pasar global. Tujuan pengembangan ini adalah meningkatkan minat masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya gaharu dan mengaplikasikan teknik inokulasi untuk menghasilkan gaharu yang lebih baik secara kualitas dan kuantitas. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembangunan demplot teknologi inokulasi gaharu dengan menggunakan isolat unggul BPPTHHBK serta teknik inokulasi simpori. Aspek teknis meliputi penentuan lokasi pengembangan dan pohon sampel, penyiapan isolat, inokulasi, pengulangan inokulasi, dan pemanenan hasil. Aspek sosial meliputi survey minat masyarakat terhadap budidaya gaharu, kepemilikan gaharu, teknik budidaya yang dipraktekkan, teknik inokulasi, preferensi teknologi budidaya, pemasaran, kelembagaan, kebijakan, penyuluhan, serta aspek-aspek lainnya yang menunjang. Demplot inokulasi gaharu pada Gyrinops versteegii dengan teknik simpori telah dibangun di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara sebanyak 30 pohon. Pada 20 pohon G. versteegii dilakukan pengulangan inokulasi setiap 3 bulan dan 6 bulan (P1 dan P2) dan pada 10 pohon G. versteegii tidak dilakukan pengulangan inokulasi (P0). Sebanyak 9 pohon (P0,P1 dan P2 masing-masing 3 pohon) dipanen saat 7 bulan setelah inokulasi awal. Pemberian ulangan inokulasi setiap 3 bulan, 6 bulan maupun tidak diulang menghasilkan dimensi panjang, kedalaman, rendemen, dan kualitas gaharu yang tidak berbeda nyata saat 7 bulan setelah inokulasi awal. Rendemen gaharu mencapai 0.30-0.32% dengan kualitas kemedangan mutu ketiga (TAB).

Kata kunci : gaharu, Gyrinops versteegii, kemedangan, simpori