Responsive image Responsive image

Responsive image Responsive image
Responsive image


Berita Detail

dilihat 51x

Pakis mampu meningkatkan pembiakan spora Lygodium circinnatum


Responsive image


Mataram, 2 April 2018. Masyarakat pengrajin di Lombok tidak mengenal Lygodium circinnatum, terbukti  bingung saat ditanyakan oleh I Wayan Widhiana Susila peneliti dari Balai Litbang Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu di rumah kreatifnya pada pekan kemarin. Pengrajin dan pemburu rumput lebih mengenalnya sebagai rumput ketak.Tanaman ketak banyak dicari, karena batang sulurnya dapat digunakan sebagai bahan baku anyaman.

Produk anyaman ketak sudah menembus pasar mancanegara seperti Jepang, Taiwan, Korea, Thailand, dan lain-lain. Papar Edi salah satu perajin di Lombok.Menurut I Wayan Widhiana Susila, banyaknya perburuan rumput ketak menjadikan rumpun-rumpun ketak di alam rusak dan tidak mampu melakukan regerasi dengan baik. Kondisi tersebut diperparah dengan karakteristik pertumbuhannya yang lambat. Para pengerajin atau konsumen bahan baku mensiasati kelangkaan tersebut dengan mendatangkannya dari luar pulau, seperti dari Kalimantan, Sulawesi, Sumba, Sumba dan Pulau Jawa. Melihat potensi pasar yang sangat luas salah satu komoditas HHBK ini perlu mendapat perhatian lebih. Terang Wayan, saat ditemuai di ruang kerjanya.

Mengamati kondisi tersebut, Pak Wayan bersama tim melakukan berbagai ujicoba  budidaya tanaman ketak melalui pembiakan spora (generatif) dan pembiakan melalui stek/stolon/rimpang dan cabutan. Dalam hal ini, beliau menganjurkan agar membudidayakan tanaman ketak melalui pembiakan dengan spora. Pasalnya pembiakan dengan spora dapat menghasilkan bibit tanaman ketak jauh lebih banyak daripada pembiakan dengan cabutan/rimpang.Media perbanyakan/pembiakan terbaik dari beberapa media yang diujicobakan (cacahan pakis, tanah lumpur sawah, cocopet, tanah, dan arang kayu)  adalah media cacahan pakis. Media perbanyakan merupakan salah satu penentu kecepatan dan keberhasilan spora untuk menjadi tunas muda. Tandasnya.Adanya inovasi media pembiakan spora ini menjadi titik terang bagi keberlangsungan usaha para pengrajin anyaman rumput ketak di Lombok, karena keberhasilan budidaya rumput ketak akan menjamin ketersediaan bahan baku lokal. (wd)

 

;

Galery Foto & Video

Video


Foto
Responsive image Responsive image




Link Terkait

Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image