Responsive image Responsive image

Responsive image Responsive image
Responsive image


Berita Detail

dilihat 173x

Alih Teknologi Lebah Trigona : Usaha Pelestarian Hutan dan Mensejahterakan Masyarakat


Responsive image


Kegiatan Alih Teknologi Teknik Breeding Lebah Trigona dan Teknologi Pengolahan Pasca Panen diadakan pada hari Sabtu, 8 Desember 2018 di KHDTK Rarung, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu, Bapak Bintarto Wahyu Wardhani, S.Hut., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar semua kelompok tani menjaga kelestarian hutan agar hutan dapat melindungi kita dari bencana banjir dan kekeringan. Budidaya lebah trigona merupakan salah satu usaha agar disatu sisi hutan tetap terjaga dan lestari tetapi disisi lain masyarakat di sekitar hutan juga sejahtera.  Pada materi pertama, Lutfi Anggadhania, S.Si menjelaskan tentang ciri-ciri lebah trigona antara lain tidak bersengat, hidup berkoloni terdiri dari ratu, lebah jantan dan lebah pekerja, ratu lebah memiliki ukuran paling besar. Dia juga menjelaskan syarat lahan untuk budidaya lebah trigona yaitu harus jauh dari lahan pertanian yang menggunakan pertisida, memiliki sumber pakan yang cukup, terdapat sumber air.  

Menurut Lutfi “Penempatan stup dan koloni harus memperhatikan jarak antara stup, penempatan di bawah pohon kurang disarankan karena mudah terserang serangga pengganggu seperti semut, laba-laba dan serangga lainnya”. Dia juga menyebutkan langkah-langkah proses pemanenan lebah trigona sampai dengan pengemasan madu trigona. Materi kedua dibawakan oleh Nurul Wahyuni, S.Hut., M.Si. Nurul menjelaskan produk-produk perlebahan yang dihasilkan oleh lebah trigona, antara lain : madu, propolis, bee bread/polen dan koloni. Dia juga memaparkan teknologi pasca panen lebah trigona mulai dari ekstraksi, penurunan kadar air sampai dengan penyimpanan dan pengemasan. Kegiatan alih teknologi ini dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari kelompok tani di sekitar KHDTK Rarung, Kelompok Tani Gerung dan Kelompok Tani Kuripan. Narasumber alih teknologi ini ada 3 orang yaitu Lutfi Anggadhania, S.Hut., Nurul Wahyuni, S.Hut., M.Si dan Ramdiawan. Acara dimulai dengan pemberian materi kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab, setelah ishoma acara dilanjutkan dengan praktek pemindahan koloni lebah trigona dan pemanenannya. (AN)

 

 

 

;

Galery Foto & Video

Video


Foto
Responsive image Responsive image




Link Terkait

Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image