Responsive image Responsive image

Responsive image Responsive image
Responsive image


Hutan Penelittian

Sandat

 

Nama Tanaman : Sandat  (Cananga odorata)

Deskripsi : Batang pohon kenanga lurus, dengan kayu keras dan cocok untuk bahan peredam suara (akustik). Memerlukan sinar matahari penuh atau sebagian, dan lebih menyukai tanah yang memiliki kandungan asam di dalam habitat aslinya di dalam hutan tadah hujan. Daunnya hijau halus, mengkilap, runcing dengan margin bergelombang. Bunganya terkulai, panjang menguntit dengan 6 kelopak sempit berwarna kuning kehijauan (visualisasi bentuk seperti bintang laut) serta dapat menghasilkan minyak biang, cananga oil yang harum. Selain itu, kenanga memiliki banyak manfaat sebagai obat dan merupakan sumber kayu dan serat[2]. Tanaman ini berbunga dan berbuah sepanjang tahun.[3]

 

 

Ylang-ylang juga berupa pohon, tetapi tidak setinggi pohon kenanga biasa. Kenanga perdu yang biasa ditanam di halaman rumah, hanya bisa tumbuh paling tinggi tiga meter. Kenanga tumbuh subur di daerah tropis dengan ketinggian di bawah 1.200 mdpl. Kenanga paling baik tumbuh di daerah di mana suhu di siang hari berada dalam kisaran 20-30oC dan dapat mentoleransi suhu 16-34oC, dengan pH tanah 5-6,5 dan curah hujan tahunan rata-rata 1.500-2.000 mm3[4]. Dalam budidaya kenanga, menabur langsung benih adalah hal biasa. Benih ditempatkan sedalam 5 cm di lubang tanam. Jarang tanam setidaknya 6 x 6 m[1].