Responsive image Responsive image

Responsive image Responsive image
Responsive image


Berita Detail

dilihat 258x

Menuju Good Governance, Litbangtek HHBK Aplikasikan SPIP


Responsive image


Dalam rangka menuju tata kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance) Litbangtek HHBK Aplikasikan SPIP, penyelenggaraan SPIP BPPTHHBK Tahun 2020 terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan.

1.      Tahap Persiapan, dalam tahap persiapan ini dilakukan pembentukan Satuan Tugas                        Penyelenggaraan SPIP, pemahaman/ Knowing, pemetaan dan Penyusunan rencana kerja               penyelenggaraan/pengembangan SPIP.

Pembentukan Satuan Tugas Penyelenggaraan/ Satgas SPIP bertugas untuk mengkoordinasikan pelaksanaan seluruh tahapan penyelenggaraan SPIP dan memfasilitasi seluruh kebutuhan atas pedoman dan materi yang diperlukan untuk melaksanakan SPIP. Dengan kata lain, satgas bertugas untuk mengawal seluruh tahapan penyelenggaraan SPIP di lingkungan BPPTHHBK Pemahaman/knowing adalah tahap untuk membangun kesadaran (awareness) dan persamaan persepsi. Kegiatan ini dimaksudkan agar setiap individu mengerti dan memiliki persepsi yang sama tentang SPIP. Pemahaman/knowing dapat dilakukan melalui sosialisasi, Focus group discussion (FGD) dan diseminasi. Pelaksanaan sosialisasi SPIP Tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2020 bertempat di ruang rapat BPPTHHBK dan dihadiri oleh 48 orang dari target pegawai yang mengikuti rapat sosialisasi sebanyak 50 pegawai (96%). Metode sosialisasi dilakukan dengan Pemaparan dan diskusi mengenai Desain penyelenggaraan SPIP Lingkup BPPTHHBK Tahun 2020. Rapat dibuka langsung oleh Kepala Balai Bintarto W. Wardani, S.Hut, M.Sc. Secara garis besar arahan Kepala Balai adalah mengoptimalkan penerapan Desain Penyelenggaraan SPIP Tahun 2020 di lingkungan BPPTHHBK guna mendorong terciptanya reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintah yang baik.

Focus group discussion (FGD) bertujuan untuk membangun persamaan persepsi di antara seluruh pegawai setelah mendapat sosialisasi SPIP. FGD dipandu oleh Satgas Penyelenggaraan yang bertindak sebagai fasilitator. FGD dilaksanakan pada 10 Februari  2020 bertempat di ruang rapat BPPTHHBK dengan materi “Membangun persamaan persepsi dalam penyelenggaraan SPIP BPPTHHBK Tahun 2020”. FGD ini merupakan kegiatan awal untuk merumuskan persiapan FGD kedepan dengan mengundang narasumber (inspektorat Jenderal Kementerian LHK atau BPKP Provinsi NTB) dan peserta luar guna lebih memperluas wawasan dan pengetahuan atas pengendalian internal balai. Diseminasi merupakan tahap terakhir dari pemahaman/knowing, diseminasi mencakup berbagai informasi yang terkait dengan SPIP dengan menggunakan media internet dan multimedia lainnya.

Pemetaan adalah tahap diagnosis awal yang dilakukan sebelum penyelenggaraan SPIP. Pemetaan dimaksudkan untuk mengetahui kondisi pengendalian intern pada BPPTHHBK, yang mencakup keberadaan kebijakan dan prosedur dan implementasi dari kebijakan dan prosedur tersebut terkait penyelenggaraan sub unsur SPIP. Data untuk pemetaan dapat diperoleh melalui penyebaran kuesioner atau melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD).

Dalam rangka penyelenggaraan SPIP, perlu disusun rencana kerja penyelenggaraan/ pengembangan SPIP dengan memperhatikan karakteristik organisasi yang meliputi kompleksitas organisasi, SDM, dan perspektif pengembangannya.

2.      Pelaksanaan

 

Tahap pelaksanaan merupakan tahap penyelenggaraan SPIP di unit kerja, dengan mempertimbangkan areas of improvement (AOI) yang dihasilkan pada saat pemetaan. Tahap pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan, yaitu pembangunan infrastruktur (norming), internalisasi (forming), dan pengembangan berkelanjutan (performing).

 

3.      Tahap Pelaporan

Dalam rangka pengadminstrasian kegiatan SPIP, perlu disusun laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan SPIP. Laporan penyelenggaraan SPIP disusun untuk seluruh tahapan penyelenggaraan SPIP, yang antara lain memuat :

a.  Pelaksanaan kegiatan, menjelaskan persiapan dan pelaksanaan kegiatan, serta tuhuan pelaksanaan kegiatan pada setiap tahapan penyelenggaraan;

b.  Hambatan kegiatan, menguraikan hambatan pelaksanaan kegiatan yang berakibat pada tidak tercapainya target kegiatan tersebut;

c.  Saran perbaikan, berisi saran untuk mengatasi hambatan agar permasalahan tersebut tidak  terulang dan saran dalam upaya peningkatan pencapaian tujuan.

d.  Tindak lanjut atas saran periode sebelumnya.


salam SPIP

;

Galery Foto & Video

Video


Foto
Responsive image Responsive image




Link Terkait

Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image