Responsive image Responsive image

Responsive image Responsive image
Responsive image


Berita Detail

dilihat 61x

Populasi Faloak Asal Pulau Baru Menjadi Prioritas Untuk Pengembangan Budidaya


Responsive image


 

Kulit batang tanaman Faloak  (Sterculia  qudarifida R.Br) biasa dimanfaatkan oleh  masyarakat  di  Nusa  Tenggara Timur  (NTT)  untuk  menyembuhkan  berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan fungsi hati, memulihkan stamina, sakit pinggang, sakit  maag dan  pembersih  darah  paska  melahirkan. Kearifan lokal tersebut diperkuat oleh hasil   pengujian   invitro   dan   invivo ekstrak kulit batang faloak yang terbukti  mampu menjadi  immunodulator. Potensi pemanfaatan tersebut pelu didukung oleh upaya budidaya, agar ketersediaan sumber bahan baku dapat terjaga.

Populasi alami tanaman faloak di Pulau Rote terisolasi secara ekologis dan geografis, sehingga sangat rentan terhadap kepunahan jika tidak dilakukan upaya konservasi. Karen itu langkah penting yang telah dilakukan oleh Balai Litbang LHK Kupang perlu mendapat apresiasi. Tim penelitian yang dipimpin oleh Siswadi kurang lebih selama 6 tahun sejak tahun 2011 telah melakukan upaya awal pemuliaan tanaman faloak dengan membangun plot   konservasi   sumberdaya   genetik faloak   di Provinsi   NTT.

Mereka berhasil menemukan populasi tanaman faloak yang dapat menjadi prioritas untuk pengembangan budidaya. Pengamatannya menunjukkan bahwa tanaman sampai umur 6 tahun dari populasi Pantai Baru Pulau Rote yang memiliki pertumbuhan terbaik. Jika   dilihat keunggulan populasi Pantai Baru dibandingkan dengan populasi Lobalain dan Rote Barat dapat terlihat dari mulai ukuran  biji,  pertumbuhan saat  di  persemaian  hingga  Indeks  Mutu  Bibit. Kemampuan pertumbuhan mencapai 73%. Informasi ini sangat penting untuk mendukung pengembangan budidaya tanaman faloak sebagai alternatif tanaman obat dalam menyediakan bahan baku skala industry ke depan.

Publikasi ilmiah terkait dengan informasi tersebut dapat dilihat pada ling berikut http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPKF/article/view/5943/5150

;

Galery Foto & Video

Video


Foto
Responsive image Responsive image




Link Terkait

Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image Responsive image