
balitbangtek-hhbk.org – Pohon Karet (Hevea brasiliensis) adalah tanaman yang berasal dari Brazil dan terkenal sebagai penghasil lateks. Berikut adalah ciri-ciri khusus dari pohon karet:
A. Akar
- Pohon karet memiliki akar tunggang yang mampu menopang batang besar dan tinggi.
- Akar tunggang menunjang tanah pada kedalaman 1-2 meter.
- Akar lateral menyebar sejauh 10 meter.
- Bagian akar yang paling aktif menyerap air dan unsur hara adalah bulu akar pada kedalaman 0-60 cm dan jarak 2,5 meter dari pangkal pohon.
B. Daun
- Daun pohon karet berwarna hijau.
- Tangkai daun utama berukuran panjang sekitar 3-20 cm, sedangkan tangkai anak daun berukuran 3-10 cm dan berujung bergetah.
- Satu helai daun biasanya memiliki 3 anak daun dengan bentuk elips dan ujung meruncing.
- Daun pohon karet berubah warna menjadi kuning atau merah pada saat musim kemarau.
C. Bunga
- Pohon karet memiliki bunga jantan dan betina dengan tipe perbungaan malai.
- Pangkal tenda bunganya berbentuk lonceng dengan panjang 4-8 mm.
Selain digunakan untuk produksi lateks, Hevea brasiliensis juga memiliki sejarah penting dalam perkebunan di berbagai daerah, termasuk Indonesia, di mana pohon ini pertama kali diperkenalkan di Kebun Raya Bogor pada tahun 1864 dan kemudian dikembangkan sebagai tanaman perkebunan komersial di berbagai daerah.